Beranda Bencana Alam Banjir Bandang di Sukabumi Terjang 2 Kecamatan

Banjir Bandang di Sukabumi Terjang 2 Kecamatan

92
0

Penulis: Red/*

SUKABUMI,jabarkini.net-Banjir bandang melanda 5 perkampungan penduduk dan 1 komplek perumahan, di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Senin (22/9/2020) sore.

Seperti yang terpantau, saat ini tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kebersihan beserta warga tengah membersihkan material lumpur sisa banjir bandang.

Sementara lokasi yang  terkena banjir bandang yaitu, Kp. Cipari di Desa Cisaat, Kp. Cibuntu di Desa Pasawahan, Kp. Belakan Aspol di Kelurahan Cicurug, Kp. Nyangkowek RT/RW.02/07 di Desa Mekarsari, Kp. Lio RT/RW. 002/005 di Desa Mekarsari serta Perum Setia Budi di Desa Bangbayang.

Dari informasi, air bah mulai menerjang perkampungan warga sekitar pukul 17:00 WIB. Ini akibat meluapnya sungai Citarik Cipeuncit, setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Ketinggian air hingga mencapai 5 sampai 6 meter.

Besarnya debit air juga menghanyutkan pohon-pohon besar dan bebatuan hingga mengenai rumah-rumah warga, lahan pertanian serta kolam ikan. Selain itu, banjir bandang juga menyeret kendaraan roda dua dan empat, hingga menyebabkan 20 orang luka dan tiga orang hilang terseret arus.

“Informasinya, warga telah menemukan jasad berjenis kelamin pria di bawah puing-puing pepohonan dan rumah yang terbawa arus banjir bandang,” kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah FKSD Kabupaten Sukabumi Okih Fajri, Selasa (22/9/2020).

Jasad pria tersebut ditemukan di Sungai Luewilieur, Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi atau sekitar 20 km dari tempat kejadian musibah. Namun untuk memastikan pria itu merupakan salah satu korban banjir, BPBD masih menunggu pihak keluarga yang melaporkan.

Sementara itu, tim SAR BPBD, dibantu TNI, Polri, PMI Satpol PP, dan juga masyarakat masih terus melakukan pencarian. Mereka juga masih berjibaku mengevakuasi kendaraan roda empat yang tersangkut di aliran Sungai Cibuntu.

Data sementara dari BPBD Kabupaten Sukabumi, curah hujan tinggi juga menyebabkan debit air Sungai Cibuntu meluap dan merendam ratusan unit rumah di dua kecamatan.

Di Kecamatan Cicurug tercatat ada 4 rumah hanyut, 289 unit rumah terendam, 1 unit mobil dan motor hanyut. Sedangkan di Kecamatan Parung Kuda sebanyak 6 unit rumah terendam, 2 unit jembatan terputus, 1 unit mushola terendam, 9 unit kolam ikan terendam, dan 2 petak sawah terendam banjir. 

Akibatnya, sebanyak 299 Kepala Keluarga (KK) atau 1.210 jiwa terpaksa mengungsi.(jk2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here