Beranda Jabar Anggota Dewan Diduga Jadi Calo. Ko bisa?

Anggota Dewan Diduga Jadi Calo. Ko bisa?

346
1

Penulis : Hikam

PURWAKARTA, Jabarkini.net – Pembangunan Batching Plant di Desa/Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta dikeluhkan warga karena lokasinya berdekatan dengan sekolah. Prusahaan produksi bahan baku beton ready mix yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan kereta cepat Bandung-Jakarta itu juga belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).

Meski demikian, warga tidak bisa berbuat apa-apa karena khawatir akan dianggap menghambat proses pembangunan nasional yang digagas pemerintah. Hanya saja pembangunan yang tidak melalui prosedur yang baik akan membawa contoh buruk bagi masyarakat di negara yang menjung-jung azas hukum dan norma sosial.

“Ya, lokasinya berdekatan dengan sekolah. Pastinya jika pabrik beton ini mulai produksi akan menggagu proses belajar mengajar anak. Bisa dilihat lokasinya bersebelahan,”kata salah seorang warga setempat, yang wanti-wanti identitasnya dirahasiakan, Jumat (7/12/2018).

Dia menyebut, pembangunan Batching Plant di desanya ini dipasilitasi oleh salah seoarang Anggota DPRD Purwakarta dari fraksi PDIP, termasuk saat mencari dan menentukan lokasi dimana pabrik beton ini akan dibangun. Bahkan, saat ini yang bersangkutan juga disebut-sebut berperan sebagai humas di prusahaan tersebut.

“Katanya, untuk prizinan (IMB) juga sedang diurus oleh beliau. Kalau belum ada IMB baiknya jangan dulu dibangun. Apalagi, warga belum tentu mengizinkan. Dan yang kerja di pabrik itu didominasi orang asing dari cina,”tambah warga.

Dikonfirmasi melalui sambungan telepon pribadinya Anggota DPRD Purwakarta Ujang Rosadi mengakui jika dirinya terlibat dalam proyek itu. Hanya saja dirinya membantah jika jadi calo tanah dan memfasilitasi adanya Batching Plant untuk proyek kereta cepat tersebut. Adapun terkait IMB, Ujang menyebut jika masih dalam proses.

“Saya mah bukan jadi calo. Tapi ikut usaha. IMB memang masih proses,”ujar Ujang.

Dari pantauan di lapangan proyek Batching Plant di Desa Darangdan ini sudah dimulai. Sejumlah alat berat diturunkan di lahan yang luasnya lebih dari 1 hektar tersebut. Tampak pekerja dalam proyek ini didominasi oleh orang asing, mereka sibuk membangun proyek Batching Plant itu.(jk3)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here